Memahami

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Voltage

Arus listrik mengalir melalui penghantar antara dua titik dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya. Sedangkan tegangan listrik adalah sebuah besaran listrik pada dua titik terminal.

Pengukuran listrik sering diketahui nilainya dengan penggunaan alat ukur seperti alat ukur tegangan atau "voltmeter". Jika alat ukur terpasang, alat ukur arus atau "ammeter " tidak bisa dibedakan manakah terlebih dulu menunjukkan angka pengukuran. Tapi, secara analogi tegangan akan mendahului arus. 


Pada instalasi sering ditemui sambungan (cross section) sehingga pengkabelan lebih mudah dikerjakan. Seperti pada titik sambung 2,5 mm2, 2 atau 3 sambungan akan dijumlahkan penampang, misalnya 2,5 mm2x3 = 7,5 mm2 yang berarti arus minimal 20 A dapat melalui titik itu.

Pada area tersebut bisa diukur tegangan dan arus listrik. Pada tabel di bawah :


Setiap penambahan luas penampang penghantar dengan isolasi xlpe maka kuat arus bertambah di titik L dan N untuk lampu dan saluran di dinding.


Pada trafo daya dengan dua saluran, meter kwh memperbaiki faktor daya sampai dengan 50% pada praktis pengukuran. Sehingga pada tabel 15, faktor koreksi berkisar  pada 0,86-1. Agar cb bekerja untuk memutuskan rangkaian lampu sebelum koreksi, saluran dengan rangkaian terbuka (open circuit) meninggi ketika lampu putus.
Vb = Iz (th) : faktor koreksi
Vb = tegangan beban (harmoni)
I = Iz, di mana I load / faktor koreksi jika rangkaian terbuka karena putus. Jika tegangan arus meninggi, cb memutuskan rangkaian listrik.

Comments

Electricity, Electrical Freelance, Mechanical and Electrical

LED Ballast atau adaptor

Pilot lamp changed